Grup investasi teknologi asal Jepang SoftBank Group menambah alokasi modal pada sektor robotika dan physical AI melalui pendanaan startup serta peningkatan kepemilikan di sejumlah perusahaan otomasi industri. Langkah ini dilakukan sebagai bagian dari strategi investasi teknologi jangka panjang perusahaan pada 2026.
Fokus diarahkan pada sistem yang menggabungkan perangkat keras robot dengan kecerdasan buatan untuk operasional fisik di gudang, logistik, dan manufaktur.
Ekspansi Portofolio Robotika
SoftBank memperluas portofolio dengan berinvestasi pada pengembang robot mobile, sistem otomasi gudang, dan perangkat lunak kontrol berbasis AI.
Area teknologi meliputi:
- robot mobile otonom
- sistem pengambilan dan sortir barang otomatis
- robot kolaboratif (cobot)
- sensor visi komputer
- perangkat lunak navigasi berbasis AI
Solusi ini digunakan untuk meningkatkan produktivitas fasilitas industri.
Fokus pada Logistik dan Manufaktur
Penerapan robotika meningkat di pusat distribusi dan lini produksi. Sistem otomatis digunakan untuk mempercepat pemrosesan barang serta mengurangi kesalahan operasional.
Implementasi di lapangan mencakup:
- sortir paket otomatis
- manajemen inventori real-time
- pemindahan barang tanpa operator
- pemantauan fasilitas berbasis sensor
Model bisnis umumnya berbasis kontrak layanan jangka panjang atau sewa sistem.
Strategi Investasi
Investasi dilakukan melalui kombinasi pendanaan ventura, kemitraan strategis, dan akuisisi minoritas maupun mayoritas. Pendekatan ini memberi SoftBank eksposur pada pertumbuhan sektor otomasi global yang meningkat seiring digitalisasi industri.
Penutup
Penambahan investasi robotika dan physical AI memperluas fokus SoftBank pada teknologi otomasi industri. Kombinasi robot dan AI digunakan untuk mendukung efisiensi operasional di sektor logistik dan manufaktur di berbagai pasar internasional.

