Karier di Infrastruktur ICT Data Center

Infrastruktur ICT Data Center adalah fondasi operasional dari seluruh sistem teknologi. Segmen ini bertanggung jawab memastikan semua perangkat IT—server, storage, network, dan perangkat pendukung lainnya—terpasang, terhubung, dan siap digunakan secara fisik di dalam lingkungan data center.

Jika dianalogikan, inilah “lantai dasar” tempat semua komponen IT berdiri. Tanpa konektivitas fisik yang rapi dan terstruktur, sistem di atasnya tidak akan pernah stabil.

Peran ini memastikan bahwa setiap perangkat memiliki power, koneksi, jalur kabel, dan integrasi yang benar sehingga tim server, network, dan aplikasi dapat bekerja dengan lancar.

Apa yang Dikerjakan Sehari-hari

Pekerjaan sehari-hari sangat bersifat hands-on dan operasional. Engineer menangani instalasi rack, pemasangan server dan perangkat jaringan, penarikan kabel UTP maupun fiber, patching port, labeling, serta memastikan seluruh koneksi sesuai dengan desain topologi.

Selain instalasi, banyak waktu dihabiskan untuk maintenance dan troubleshooting fisik. Ketika ada link down, perangkat tidak terbaca, atau koneksi antar rack bermasalah, tim ini yang melakukan pengecekan langsung di lapangan.

Mereka juga mengelola dokumentasi layout rack, port mapping, kapasitas rack space, dan perencanaan ekspansi perangkat. Di lingkungan yang lebih besar, pekerjaan mencakup monitoring infrastruktur fisik menggunakan DCIM tools serta mendukung aktivitas migrasi atau relokasi perangkat.

Fokus utamanya adalah kerapian, kejelasan, dan keandalan konektivitas.

Tantangan Pekerjaan

Lingkungan data center menuntut presisi tinggi. Kesalahan kecil seperti salah port, label tidak akurat, atau kabel tertukar bisa menyebabkan troubleshooting berjam-jam dan berdampak luas pada layanan bisnis.

Pekerjaan juga sering bersifat on-site dan tidak selalu di jam kantor. Aktivitas instalasi besar atau maintenance biasanya dilakukan malam hari untuk menghindari downtime. Saat terjadi insiden kritikal, respons harus cepat karena banyak sistem bergantung pada konektivitas fisik tersebut.

Selain itu, pekerjaan membutuhkan ketahanan fisik karena banyak aktivitas dilakukan langsung di ruang data center.

Skill yang Dibutuhkan

Kompetensi teknis mencakup pemahaman dasar jaringan LAN dan fiber optic, manajemen kabel, rack layout, patch panel, labeling standar, serta kemampuan membaca diagram topologi. Kemampuan troubleshooting fisik dan dokumentasi rapi menjadi kunci utama.

Di luar teknis, ketelitian, disiplin prosedur, koordinasi tim, dan kebiasaan bekerja sistematis sangat menentukan. Pekerjaan ini menuntut akurasi lebih dari kecepatan.

Kemampuan coding tidak menjadi fokus utama di segmen ini.

Karakter yang Cocok

Bidang ini cocok bagi mereka yang menyukai pekerjaan teknis lapangan dan tidak keberatan bekerja langsung dengan perangkat fisik. Tipe yang teliti, terstruktur, sabar, dan menikmati pekerjaan detail biasanya berkembang pesat.

Orang yang merasa puas melihat sistem tertata rapi dan berfungsi stabil akan sangat cocok di jalur ini.

Peluang Karier & Perusahaan

Hampir semua organisasi dengan data center atau ruang server membutuhkan peran ini.

Di Indonesia, peluang karier tersedia di Telkom Indonesia, Telkomsigma, Lintasarta, Biznet Gio, DCI Indonesia, Elitery, Metrodata, Multipolar Technology, Moratelindo, serta berbagai bank dan perusahaan enterprise besar yang mengelola data center sendiri.

Secara global, perusahaan penyedia data center dan cloud seperti Equinix, NTT Data, Digital Realty, ST Telemedia, Microsoft, Amazon Web Services, Google, Oracle, dan Schneider Electric juga memiliki banyak posisi di bidang infrastruktur data center.

Sertifikasi yang Relevan

Meski tidak sepopuler sertifikasi software atau network, beberapa sertifikasi teknis tetap menjadi nilai tambah karena menunjukkan pemahaman standar operasional data center.

Sertifikasi yang umum antara lain BICSI (Data Center Design/Installer), CompTIA Server+, CDCP (Certified Data Centre Professional), CDCS (Certified Data Centre Specialist), ITIL Foundation untuk operasional layanan, serta sertifikasi vendor seperti Schneider Electric Data Center atau pelatihan DCIM tools.

Untuk level teknisi biasanya cukup pelatihan teknis dasar, sementara level engineer atau lead sering membutuhkan sertifikasi profesional data center.

Penutup

Infrastruktur ICT Data Center adalah peran yang jarang terlihat oleh pengguna akhir, tetapi menjadi fondasi seluruh operasional IT. Tanpa instalasi yang rapi dan konektivitas fisik yang stabil, sistem apa pun tidak akan berjalan dengan baik.

Bagi yang menyukai pekerjaan teknis praktis dan ingin berkontribusi langsung pada stabilitas sistem, jalur ini menawarkan karier yang solid, stabil, dan selalu dibutuhkan.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *