Karier di Database & Data Engineering

Jika aplikasi adalah wajah sistem dan server adalah mesinnya, maka data adalah isinya.

Semua transaksi, laporan, histori pengguna, konfigurasi sistem, hingga analitik bisnis tersimpan di dalam database. Tanpa data yang tersusun rapi dan mudah diakses, aplikasi tidak punya nilai.

Segmen Database & Data Engineering bertugas memastikan data tersebut tersimpan dengan aman, konsisten, cepat diakses, dan selalu tersedia.

Peran ini menjadi pusat keandalan informasi. Ketika database bermasalah, hampir seluruh sistem ikut terdampak.

Apa yang Dikerjakan Sehari-hari

Pekerjaan sehari-hari berfokus pada instalasi, konfigurasi, dan pemeliharaan database server. Engineer mengelola pembuatan database baru, pengaturan user dan permission, tuning performa query, monitoring resource, serta memastikan backup berjalan rutin.

Ketika aplikasi terasa lambat, sering kali akar masalahnya ada pada query atau struktur database. Di sinilah database engineer melakukan analisis indexing, optimasi query, atau penyesuaian arsitektur penyimpanan.

Selain operasional, banyak waktu dihabiskan untuk replikasi data, high availability, disaster recovery, serta migrasi atau integrasi data antar sistem.

Untuk skala yang lebih besar, Data Engineer juga menangani pipeline data, ETL/ELT, data warehouse, hingga persiapan data untuk kebutuhan analitik dan AI.

Fokusnya bukan hanya menyimpan data, tetapi memastikan data dapat dimanfaatkan secara optimal.

Tantangan Pekerjaan

Database bersifat kritikal. Kesalahan kecil bisa berdampak besar, seperti kehilangan data, inkonsistensi transaksi, atau performa sistem turun drastis.

Downtime database sering kali berarti downtime seluruh aplikasi.

Selain itu, volume data terus bertambah. Engineer harus memikirkan skalabilitas, kapasitas storage, serta strategi jangka panjang agar sistem tetap cepat dan stabil.

Migrasi atau perubahan struktur database juga berisiko tinggi dan membutuhkan perencanaan matang.

Skill yang Dibutuhkan

Kompetensi utama mencakup pemahaman mendalam tentang SQL, desain schema, indexing, query optimization, backup & recovery, serta konsep high availability dan replication.

Engineer juga perlu memahami storage, server resource, dan dasar sistem operasi karena performa database sangat bergantung pada infrastruktur.

Untuk jalur data engineering, kemampuan ETL, data modeling, scripting, serta pemahaman pipeline data menjadi penting.

Kemampuan analitis dan perhatian terhadap detail sangat menentukan, karena pekerjaan ini berkaitan langsung dengan integritas data.

Karakter yang Cocok

Segmen ini cocok untuk mereka yang teliti, logis, dan nyaman bekerja dengan struktur data. Tipe yang senang menganalisis performa, mengoptimalkan sistem, dan memastikan semuanya berjalan konsisten biasanya berkembang pesat.

Orang yang menikmati pekerjaan presisi dan berpikir sistematis akan merasa cocok di bidang ini.

Peluang Karier & Perusahaan

Hampir semua organisasi yang mengelola data dalam skala menengah hingga besar membutuhkan database engineer.

Di Indonesia, peluang tersedia di bank seperti BCA, Mandiri, BRI, BNI, perusahaan telekomunikasi, e-commerce seperti GoTo Group, Traveloka, Bukalapak, serta integrator IT seperti Telkomsigma, Lintasarta, Metrodata, dan Multipolar Technology.

Secara global, banyak peluang di perusahaan teknologi dan vendor database seperti Oracle, Microsoft, IBM, SAP, Snowflake, MongoDB, Databricks, Amazon Web Services, Google Cloud, serta berbagai perusahaan berbasis data dan analitik.

Sertifikasi yang Relevan

Sertifikasi membantu menunjukkan penguasaan platform database tertentu.

Beberapa yang umum antara lain Oracle OCA/OCP Database, Microsoft Azure Database atau SQL Server certification, MySQL certification, MongoDB certification, serta sertifikasi cloud data seperti AWS Data Engineer atau Google Professional Data Engineer.

Untuk jalur data engineering modern, sertifikasi terkait ETL dan analytics platform juga menjadi nilai tambah.

Biasanya entry level cukup menguasai SQL dan satu platform database, sementara level profesional atau senior sering memiliki sertifikasi vendor atau cloud specialization.

Penutup

Database & Data Engineering adalah penjaga aset paling berharga dalam sistem IT: data itu sendiri. Tanpa pengelolaan yang baik, informasi bisa hilang, lambat diakses, atau tidak akurat.

Bagi yang tertarik bekerja dengan struktur data dan ingin memastikan sistem berjalan konsisten dari dalam, jalur ini menawarkan karier yang stabil, teknis, dan sangat dibutuhkan di hampir semua industri.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *