Pasar saham global menunjukkan dinamika yang menarik selama awal 2026, khususnya pada sektor teknologi China. Para investor—termasuk investor nilai (value investor) yang konservatif—terlihat aktif memborong saham perusahaan teknologi besar China, terutama yang terdiskon oleh tekanan pasar akhir 2025. Dua nama yang paling mencolok dalam aksi ini adalah Alibaba Group dan JD.com.
Pergerakan ini menunjukkan perubahan sentimen investor dunia terhadap saham teknologi China dan menjadi salah satu berita bisnis paling signifikan di pasar modal tahun ini.
Latar Belakang Pergerakan Saham China
Sejak 2023–2025, saham teknologi China mengalami tekanan akibat kombinasi faktor seperti perlambatan ekonomi domestik, kebijakan regulasi yang ketat, dan kekhawatiran geopolitik. Akibatnya, valuasi beberapa saham teknologi utama jatuh ke level yang lebih rendah ketimbang rekan sekelasnya di Amerika Serikat.
Namun memasuki 2026, sejumlah investor besar melihat ini sebagai peluang akumulasi jangka panjang, bukan sekadar tren sementara. Ketika harga dinilai “undervalued”, mereka mulai masuk dan meningkatkan posisinya di saham teknologi China.
Dalam konteks ini, investor nilai—yang biasanya fokus pada fundamental perusahaan—menjadi salah satu pembeli utama. Mereka melihat bahwa meskipun valuasin menurun, arsitek pertumbuhan dan pangsa pasar perusahaan seperti Alibaba dan JD.com tetap kuat secara struktural.
Kenapa Alibaba & JD.com Menarik Minat Investor
Kedua perusahaan ini berbeda dengan banyak startup tech yang rentan terhadap perubahan regulasi atau tren cepat berubah. Alibaba dan JD.com punya:
- basis pelanggan besar dan stabil
- model bisnis e-commerce yang luas
- infrastruktur logistik (khususnya JD.com) yang kuat
- ekosistem layanan yang terintegrasi
Bagi investor nilai, kombinasi fundamental kuat dan valuasi diskon sering kali menjadi sinyal beli. Fakta bahwa pembelian ini terjadi menjelang akhir kuartal I 2026 menunjukkan adanya keyakinan bahwa tekanan pasar sebelumnya telah menciptakan harga menarik untuk akumulasi saham jangka panjang.
Ini bukan sekadar “pembelian kecil”. Aksi beli ini datang dari investor yang biasanya berhati-hati—memberi sinyal bahwa mereka melihat potensi pertumbuhan yang berkelanjutan, meskipun pasar masih bergejolak.
Apa Implikasinya bagi Pasar Global
Pergerakan borong saham teknologi China ini memiliki beberapa implikasi penting untuk pasar modal dan sektor teknologi secara umum:
Pertama, sentimen terhadap saham China mulai berubah.
Setelah periode kekhawatiran berlebihan, mulai masuk sinyal bahwa investor global kembali memperhatikan peluang di Asia.
Kedua, ini bisa memicu arus modal masuk ke sektor teknologi regional.
Investor ritel dan institusi lain cenderung mengikuti jejak investor besar ketika mereka melihat data fundamental yang kuat di harga yang lebih rendah.
Ketiga, hal ini menciptakan tekanan kompetitif bagi perusahaan teknologi lain di kawasan Asia.
Permintaan modal segar berarti ada sumber daya baru untuk ekspansi, baik di e-commerce, cloud, logistik, maupun AI.
Namun harus diingat, pergerakan ini bukan tanpa risiko. Ketergantungan pada kondisi makro, perubahan kebijakan pemerintah, dan persaingan global tetap menjadi faktor yang harus dipantau.
Tantangan dan Risiko Investor
Meskipun aksi borong saham ini terlihat strategis, risiko tetap ada. Negara seperti China memiliki konteks regulasi yang unik, yang bisa berubah dengan cepat. Investor harus mempertimbangkan:
- potensi kebijakan yang memengaruhi profitabilitas
- risiko geopolitik
- volatilitas mata uang
- respons konsumen domestik terhadap kondisi ekonomi
Bahkan investor nilai yang paling berhati-hati pun tidak bisa sepenuhnya mengabaikan konteks makro ini.
Penutup
Aksi investor memborong saham teknologi China di awal 2026, terutama pada saham seperti Alibaba dan JD.com, bukan sekadar fenomena pasar sesaat. Ini adalah refleksi dari keyakinan fundamental bahwa valuasi yang lebih rendah bisa menjadi pintu masuk strategis untuk pertumbuhan jangka panjang.
Jika terus berlanjut, pergerakan ini bisa menjadi sinyal penting bagi investor global, menunjukkan bahwa pasar teknologi Asia bukan sekadar mengikuti tren global, tetapi kembali menjadi pemain utama di panggung investasi dunia.


It’s aрρropriate time to make some plans for the future and it’s time to be happʏ.
I’ve read this post and if I couⅼd I want to suggest you feew іnteresting
things or advice. Maybe you could write next articles referring to this article.
I desire to read even more things about it!
my page –
Generally I don’t read article on blogs, but I would like to
say that this write-up very pressured me to check out and do it!
Your writing style has been amazed me. Thanks,
very great post.